Troubleshooting pada memory? komputer tidak bisa menyala?

  • untuk memperbaiki komputer yang tidak bisa menyala pertama kali sobat bisa tekan tombol powernya terlebih dahulu, lalu dengarkan ada suara beep atau tidah sama sekali.
  • kalau tidak ada suara beep bisa sobat mulai terlebih dahulu dengan mencabut RAM nya ( cable power dicabut dulu ya ) kemudian sobat tekan tombol power ( jangan pasang dulu RAM nya ) kalau ada bunyi tit-tit-tit-tit dengan tempo cepat sobat jangan kaget dulu, justru itu menandakan kalau komputer sobat normal. kalau tidak ada bunyi sama sekali bisa terjadi ada salah satu hardware yang mengalami kerusakan. ( kemudian matikan dengan menekan + menahan tombol power hingga mati komputer mati)
  • kalau sudah mati pasang lagi RAM nya, kemudian nyalakan komputer. kalau tidak ada perubahan ( komputer tidak menyala ) kita lakukan dengan  cara lain yaitu me reset biosnya.
Cara me reset bios melalui jumper :
  • sobat cari dulu jumpernya
  • pada posisi normal biasanya seperti ini ( atau saya menyebutnya posisi 1-2 )
  • untuk me resetnya matikan komputer dan pindahkan ke posisi 2-3 kemudian nyalakan kira kira 30 detik, matikan dengan menekan + tahan tombol powernya.
  • kembalikan ke posisi 1-2 dan nyalakan komputer, dan beep komputer anda akan menyala🙂

  IDENTIFIKASI KERUSAKAN KOMPUTER BERDASARKAN BUNYI BEEP

Beberapa hal sebelum kita melakukan service atau pembanahan Personal Computer/PC sebaiknya kita mengerti kerusakan atau kejanggalan yang terjadi pada PC dengan mendeteksinya melalui suara yang dikeluarkan. diantara nya adalah:
v 1 Kali suara BIP
Kegagalan refresh DRAM. Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk merefreshnya.
v 2 Kali
Kegagalan rangkain parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, bisaanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah pada memori atau motherboard.
v 3 Kali
Kegagalan base memori 64K. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM. Kegagalan ini bisa disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam modul yang memiliki chip rusak.
v 4 Kali
Kegagalan system timer. Kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard.
v 5 Kali
Kegagalan prosesor. Dapat disebabkan panas berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang benar ke dalam socketnya.
v 6 Kali
Kegagalan keyboard controller/gate A20. Keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengedalikan keyboard Anda.
v 7 Kali
Kesalahan prosesor.
v 8 Kali
Kesalahan baca/tulis memory display.
v 9 Kali
Kerusakan BIOS.
v 10 Kali
Kesalahan CMOS.
v 11 Kali
Kerusakan cache memori.
v 1 bip panjang
Masalah pada memori. Kemungkinannya adalah memori tidak terpasang benar, atau juga chip memori rusak. Bisa juga berhubungan dengan kerusakan motherboard. 1 bip panjang, 2 bip pendek Kesalahan sistem video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menuliskan pesan error ke layar. Ada beberapa kemungkinan, antara lain video card dipasang pada sistem yang sudah ada video card on-board, atau menggunakan IRQ yang sudah terpakai untuk video card tersebut sehingga terjadi konflik. Kemungkinan lain, video card tidak terpasang dengan baik.
v 1 bip panjang, 3 bip pendek
Sama seperti di atas, ada kesalahan pada video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menampilkan pesan kesalahan ke layar.
v Suara bip sambung menyambung
Dapat disebabkan memori atau video card. Ada beberapa pedoman umum yang dapat digunakan untuk setiap BIOS. Pedoman umum ini hanya dapat digunakan untuk kesalahan yang terdeteksi sebelum dan saat Power On Self Test (POST). Kita sudah mengenal prosedur yang dilakukan komputer saat mulai dihidupkan, dan ini akan sangat membantu dalam mendiagnosa masalah yang ada. Pertama kali saat komputer dinyalakan, power supply akan mengirimkan daya ke semua komponen. Bila pada saat dinyalakan tidak ada reaksi apapun, maka periksalah power supply internal yang terletak pada komputer Anda.
Untuk mengetesnya, kita bisa menggunakan LED (Light Emiting Diode) dan kemudian pasang pada POWER LED connector. Jika nyala, berarti power supply masih bagus. Kemudian, jika semua komponen sudah mendapat daya yang cukup, prosesor akan bekerja mencari intruksi. Ia akan mencari intruksi ini pada ROM BIOS. Untuk prosesor, kemungkinannya adalah panas yang berlebih akibat overclock atau posisi tidak sempurna. Untuk BIOS, kemungkinannya kecil bahwa letak chip BIOS tidak sempurna. Cek BIOS dapat dilakukan pada komputer lain. Beberapa virus sudah dapat merusak program BIOS. Jika POST mau berlanjut tapi tidak selesai, kemungkinan besar masalah ada pada motherboard. Untuk yang ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan :
v  Jika PC tidak mau booting sama sekali, pastikan komponen minim sudah terpasang, yaitu prosesor, memori terisi dengan tepat, video card, dan sebuah drive, dan pastikan semua komponen ini terpasang dengan benar. Komponen yang tersolder tidak boleh ada yang hilang.
v  Lepaskan komponen-komponen yang tidak wajib, seperti ekspansi card, periferal eksternal seperti printer, scanner dan lain-lain, karena pemasangan yang tidak benar dapat menyebabkan I/O error. Kemudian hidupkan sistem, dan coba pasang satu-persatu card tersebut untuk mengujinya.
v  Cek ulang setting jumper pada motherboard. Pastikan tipe prosesor, bus speed, multiplier, dan jumper tegangan. Dan pastikan juga jumper BIOS berada pada posisi semestinya.
v  Ubah setting BIOS ke setting default untuk memastikan masalah tidak terletak pada setting BIOS yang berlebihan. Contohnya dengan menurunkan read/write access time memori dan hard disk. Cek semua koneksi kabel pada motherboard sudah benar. Cek apakah ada komponen yang mengalami panas berlebih. Jika ada, ubah setting BIOS dan setting yang lebih rendah.
Penanganannya :
Untuk kasus 1, 2, dan 3 kali bunyi bip, cobalah perbaiki posisi memori dahulu. Jika masih terjadi, ada kemungkinan memori rusak. Ganti dengan memori baru. Untuk 4, 5, 7 dan 10 kali bip, motherboard rusak dan harus diperbaiki atau diganti. Untuk 6 kali bip, coba perbaiki posisi chip keyboard controller. Jika masih ada error, gantilah chip keyboard tersebut. 8 kai bip menandakan memori error pada video adapter. Ganti video card. 9 kali bip menandakan kegagalan chip BIOS. Bisaanya bukan disebabkan posisi kurang sempurna. 11 kali bip, ganti cache memori.
Prosesor hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk semua proses program. Untuk mengatasi hal ini prosesor harus dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar, yaitu memori utama. Ukuran memori ditunjukkan oleh satuan byte.

  • Fungsi
  1. Sebagai alat penyimpan data dan program yang bersifat sementara, hanya bekerja pada saat computer hidup.
  • Troubleshooting
  1. Komputer mengeluarkan suara “bip” panjang berkali-kali tanpa menampilkan gambar pada layar saat computer mulai dinyalakan
  2. Pemasangan dua keping RAM yang tidak cocok sering mengakibatkan masalah pada komputer,antara lain :
  • Komputer akan sering hang dan muncul blue screen saat kita bekerja di suatu program aplikasi atau sedang bermain games
  • Komputer juga sering tidak bias hidup atau booting saat dinyalakan
  1. RAM jika dipasang dengan kapasitas tidak cukup, kinerja komputer akan lebih lambat dalam pembacaan data atau menjalankan aplikasi program.
  2. Kerusakan pada memori jenis ROM akan mengakibatkan komputer blank atau tidak bias hidup sama sekali
  3. Harddisk

Adalah komponen yang berbentuk persegi empat yang berisi platter atau piringan yang mirip dengan piringan hitam, head, papan elektronik, motor penggerak, dan komponen lainnya, yang dilapisi atau dibungkus oleh casing yang kuat.

  • Fungsi
  1. Salah satu alat booting computer.
  2. Media penyimpanan operation system (OS) yang digunakan pada komputer
  3. Media penyimpanan semua data dalam kapasitas yang besar pada komputer
  • Trobleshooting

Banyak masalah pada komputer akibat kerusakan pada harddisk sehingga komputer tidak dapat digunakan. Berikut ini beberapa masalah yang ditimbulkan akibat kerusakan pada harddisk,yaitu :

  1. Komputer tidak bias booting atau startup
  2. Komputer sering hang atau restart sendiri
  3. Kesulitan dalam membaca dan membuka data

 

FAN DAN HARD DISK TERDENGAR PUTARANNYA, TETAPI LAYAR MONITOR TETAP GELAP
Setidaknya permasalahan ini sedikit lebih baik daripada masalah PC mati. Ikuti langkah berikut untuk mengatasi masalah tersebut.
1.  Lepas semua kabel yang terhubung pada CPU.
2. Buka casing CPU.
3. Lepas RAM (memory) yang terpasang pada slot DIMM. Jika Anda menggunakan 2 keping RAM, coba bersihkan konektor RAM dengan karet penghapus, bisa saja hal ini disebabkan oleh kotoran yang ada pada konektor RAM. Setelah itu pasang salah satu RAM saja dan hidupkan komputer
4. Jika langkah 3 bisa mengatasi masalah, lanjutkan dengan memasang keping RAM yang satu lagi. Jika dengan memasang RAM yang kedua komputer kembali mendapatkan masalah, berarti salah satu RAM Anda mengalami kerusakan. Lepas kembali RAM tersebut dan pasang satu keping RAM saja.
5. Jika dengan langkah 3 dan 4 masalah tidak teratasi, lakukanlah langkah selanjutnya. Periksa VGA eksternal jika Anda menggunakannya, lepas VGA eksternal dan bersihkan konektor VGA seperti pada saat membersihkan RAM. Pasang kembali VGA eksternal dengan benar, setelah itu hidupkan komputer.
6. Jika langkah 5 sudah dilakukan dan masalah belum teratasi, coba lepas semua hardware eksternal yang terpasang, seperti modem, sound card eksternal, ethernet card eksternal, dan komponen lainnya jika ada. Sisakan yang terpasang pada mainboard hanya VGA card eksternal dan RAM saja, kemudian hidupkan komputer. Jika dengan cara ini komputer bisa normal kembali, kerusakan terdapat pada hardware yang Anda lepas tadi. Untuk mengetahui hardware mana yang rusak, coba pasang kembali hardware yang dilepas tadi satu per satu. Pada saat komputer error lagi ketika memasang salah satu hardware, berarti hardware tersebutlah biang keladinya. Ganti saja dengan hardware yang baru.
7. Jika langkah 6 juga tidak memberikan hasil, berarti masalah terletak pada prosesor atau bahkan motherboard Anda. Namun untuk memastikan kerusakan prosesor atau motherboard, ada baiknya Anda mengetes VGA card eksternal dan RAM Anda di CPU lain yang memakai VGA card dan RAM yang sejenis dengan milik Anda. Jika ternyata RAM dan VGA card Anda berjalan normal pada CPU lain, Anda bisa mengetes prosesor pada CPU lain yang sejenis. (sekadar memastikan kerusakan prosesor). Jika memang prosesor Anda error, sebaiknya Anda membeli prosesor baru. Namun, jika prosesor Anda berjalan normal pada CPU lain, berarti ada kerusakan pada motherboard. Anda boleh mendatangi klinik komputer untuk memperbaikinya atau bisa membeli motherboard baru.
sumber :

http://caramudahuntukmu.blogspot.com/2013/01/komputer-tidak-mau-menyala.html

 http://andinurprasetyonowidodo.blogspot.com/2013/03/troubleshooting-komputer.html
http://informasi-power-pc.blogspot.com/p/memperbaiki-komputer-yang-tidak-bisa.html
 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s